JAKARTA - Niyaz Nashir Herdiana mengemas brace untuk membawa Bina Mutiara menang 3-2 atas Bina Taruna dalam pertandingan sepak bola Liga Soeratin U15 Piala Gubernur 2026 di Lapangan PSF, Pancoran, Jakarta, Minggu (20/9).
Bina Taruna sempat mengejutkan Bina Mutiara melalui gol pemain tengah Gifran Adi Pradana di menit ke-21. Keunggulan tersebut bahkan bertahan hingga babak pertama (1x30 menit) berakhir.
Bina Mutiara baru bisa memupus kebuntuan di menit ke-37 ketika midfielder Azka Wildan Zuhair berhasil mengecoh kiper Pandu Alam Abdellah, yang juga bertindak sebagai kapten tim.
Keran gol Bina Mutiara kemudian mengalir dari aksi Niyaz Nashir Herdiana di menit ke-45 dan ke-53. Sementara itu, semenit kemudian atau di menit ke-54, Bina Taruna sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Dias Baihaqi.
Pertandingan antara Bina Mutiara dan Bina Taruna sejatinya berjalan seimbang. Kedua tim secara intens melakukan jual beli serangan. Ini merupakan duel dua tim papan atas Liga Soeratin U15. Bina Mutiara saat ini mengemas total 22 poin dan bertengger di posisi teratas hasil dari 7 kali menang dan 1 kali imbang.
Bina Taruna berada di posisi ketiga dengan koleksi 14 poin hasil 4 kali menang, 2 kali kalah, dan 2 kali seri. Sementara di posisi kedua dihuni oleh PSF FA dengan 21 poin karena baru pernah menelan 1 kali kekalahan.
Oleh karena itu, dua pelatih PSF FA tampak duduk manis menyaksikan sengitnya laga Bina Mutiara kontra Bina Taruna untuk mendalami kekuatan dan kelemahan Bina Mutiara sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Di pertandingan ini, menurut kubu Bina Taruna, tiga gol yang disarangkan anak-anak Bina Mutiara murni akibat blunder kiper—baik kiper Pandu Alam maupun penggantinya, Iker Khasillas Hermansyah. Bina Taruna menilai permainan Bina Mutiara sebenarnya juga tidak terlalu istimewa.
Sementara itu, Pelatih Bina Mutiara, Abdul Gofur, mengakui banyak perubahan terjadi dalam timnya setelah enam pemain yang sebelumnya tampil reguler kini berfokus membela tim EPA U16.
Coach AG menyebut nama-nama Kayza Julian Putra, M.Rajab Bintang Keanu, M.Rizki Maulana, M.Pandi Winata Lubis, dan Fahri Alvia Azmi yang kini membela EPA Jepara U16. Sementara Nabil Aprian Palermo masih terlibat dalam trial bersama EPA Persija U16.
Bina Mutiara mengaku senang karena kepergian mereka sekaligus bisa memberikan jam terbang kepada pemain-pemain yang sebelumnya sedikit menit bermain. “Alhamdulillah di Pekan 8 pemain-pemain yang diberikan kesempatan bisa dapat poin maksimal dari tim kuat Bina Taruna,” kata Coach Gofur.
“Ke depan kami akan terus bentuk pemain-pemain, bahkan yang lebih berkarakter untuk masuk EPA U18 2027-2028.
PSF FA Menang 1-0 atas Rorotan United
Di pertandingan lainnya, PSF FA hanya bisa mengemas satu gol ke gawang Rorotan United. Satu-satunya gol kemenangan PSF FA dicetak oleh striker Rival Aditya Naya di menit-menit akhir babak kedua, atau tepatnya di menit ke-52.
Sebuah operan panjang dari wing back mampu dikontrol Rival untuk kemudian ditarik sedikit ke belakang, lalu dilanjutkan dengan tendangan keras yang membuat kiper Rorotan United, Muhammad Rasya Pratama, tak berdaya.
Bagi Rival, ini menjadi gol ketiganya sepanjang gelaran Liga Soeratin U15 setelah pada laga sebelumnya ia mencetak brace.
Sementara itu, UMS sukses mengamankan 3 poin setelah menang 3-2 atas Toyo Haryono.
Dengan tambahan 3 poin, UMS berhasil naik satu anak tangga di papan klasemen Grup Barat dari peringkat 6 ke 5 dengan total 10 poin. Rorotan United yang pada hari yang sama kalah 0-1 dari PSF FA, harus turun ke peringkat 6.
Di sisi lain, Real Jakarta menjadi satu-satunya tim yang belum pernah mengenyam hasil seri apalagi menang. Di Pekan 8, Real Jakarta kalah 0-4 dari Tunas Indonesia dan makin terpatri sebagai juru kunci klasemen Grup Barat dengan raihan 0 poin.
Rekap Hasil Pertandingan Liga Soeratin Jakarta 2026:
Sabtu (19/9)
Minggu (20/9)