Banner Utama
Advertisement

Rekap Liga Jakarta U17, Bina Mutiara Tak Terkalahkan, PSF FA Terancam Gagal ke 8 Besar

  • September 14, 2026
  • Aba Mardjani

JAKARTA — Laga penutup Putaran 1 Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2026 di Lapangan Pancoran Soccer Field (PSF), Minggu (13/9), berlangsung sengit. Kendati berlaga di bawah terik cuaca ekstrem mencapai 30 derajat Celsius, tim-tim kontestan tampil ngotot demi mengamankan poin krusial di akhir paruh musim.

Bertanding di Grup Merah, Bina Mutiara memastikan diri sebagai juara paruh musim dengan hasil sempurna, tak pernah kalah dalam 7 pertandingan, memasukkan 26 gol dan hanya kemasukan 4 gol. Di laga terakhir, Bina Mutiara membungkam Bina Taruna 4-0.

Keempat gol anak-anak Remaja Masa Depan (RMD) ini dilesakkan Muhammad Muslih (menit 29), Adila Febrian Suhada Putra (45 dan 54), dan Rehan Pratama (56). Bina Mutiara nangkring di posisi teratas klasemen dengan total 21 poin.

Posisi Mavericks juga tak berubah di posisi kedua setelah menggebuk PSF Acdemy 1-0 di hari yang sama. Muhammad Aqso jadi pahlawan Mavericks melalui golnya di menit 18. Mavericks di posisi kedua dengan 13 poin. PSF yang kali ini dikomandoi Joko Kuspito dari pinggir lapangan, berada dalam posisi kritis tak lolos ke 8 Besar.

PSF masih terseok di posisi 7 karena baru mengemas 1 kali menang, 1 kali seri, dan 5 kali kalah. Beruntung Farama FC yang menang 1-0 atas Tunas Betawi posisinya tidak beringsut dari juru kunci karena pernah kalah WO lantaran terlambat dalam salah satu pertandingan. Kalau tidak, PSF dipastikan akan jadi juru kunci.

Sementara Nawasena FC yang sebelumnya di posisi 5 dengan 8 poin, melompat ke posisi 3 dengan 11 poin menyusul kemenangan 2-1 atas Putra Sejati yang turun ke posisi 6 dengan 4 poin, sama seperti PSF FA.

Fahrizi Putra Adi menjadi bintang lapangan lewat brace pada menit ke-13 dan ke-47. Putra Sejati hanya mampu memperkecil kedudukan lewat gol Faris Annafi di menit ke-49.

Manajer Nawasena, Farid, mengapresiasi keberhasilan timnya yang mayoritas dihuni pemain berusia 15 tahun tersebut.

"Senang dengan hasil ini karena target tiga besar tercapai. Memang secara teknis belum optimal dari sisi pertahanan karena proses adaptasi pemain baru, tetapi kami optimistis menatap putaran 2," kata Farid.

Pelatih Putra Sejati, Saarih, mengakui absennya empat pemain pilar yang mengikuti seleksi Elite Pro Academy (EPA) cukup memengaruhi skema bertahan timnya. "Saat asyik menyerang, kami justru kecolongan. Latihan yang tidak selalu lengkap membuat skema taktis kurang tereksekusi dengan baik," sesal Saarih.

Di laga lainnya, Farama FC menundukkan Tunas Betawi lewat skor tipis 1-0 dalam laga bertensi tinggi yang diwarnai enam kartu kuning. Gol tunggal Farama dicetak oleh Zibran Ar Rasyid pada menit ke-13.

Pelatih Farama FC, Ramdani, menyebut kemenangan ini menjadi bekal berharga untuk memetakan kekuatan lawan di putaran kedua sekaligus persiapan menuju ajang Piala Soeratin Banten pada 26 September.

Hasil Pekan 7 (atau pertandingan terakhir putaran 1)

Hasil Minggu (13/9):

  1. Bina Mutiara 4-0 Bina Taruna
  2. Tunas Betawi 0-1 Farama FC
  3. Putra Sejati 1-2 Nawasena FC
  4. PSF Academy 0-1 Mavericks

Hasil Sabtu (12/9):

  1. BTC 1-4 Batavia FC
  2. Diklat ISA 1-1 Pemuda Jaya
  3. Bintang Ragunan 1-3 Putra Nusantara
  4. Satria Sanggeni 1-1 Toyo Haryono

FOTO: TJANDRA M. AMIN & PRAS PRASETYO